Verbolapelicula.com

Situs Berita Judi Online Terlengkap Dan Terpopuler

Verbolapelicula.com

Situs Berita Judi Online Terlengkap Dan Terpopuler

Tyrone Mings Sebut Kesehatan Mentalnya Jatuh Saat Euro 2020 – Bek Aston Villa dan tim nasional Inggris, Tyrone Mings, mengatakan kesehatan mentalnya jatuh saat Euro 2020 setelah mengalami pelecehan rasisme.

Mings mengakui dirinya merasa “terasing” di Euro 2020 karena kurangnya pengalaman yang dimilikinya bersama timnas Inggris sehingga membuat banyak orang meragukannya sebelum dia menjadi starter untuk menggantikan Harry Maguire yang cedera dia dua pertandingan awal di kompetisi ini.

Selama waktu itu, Mings mengakui bahwa dibutuhkan banyak kerja bersama psikolognya untuk membawa dia ke kondisi mental yang memungkinkan dirinya untuk bermain di lapangan buat negaranya.

Baca Juga: Ketahuilah Ciri – Ciri Situs Judi Online Agar Tidak Tertipu

Tyrone Mings Sebut Kesehatan Mentalnya Jatuh Saat Euro 2020

Tyrone Mings Sebut Kesehatan Mentalnya Jatuh Saat Euro 2020

“Saya mengalami masa-masa yang sulit jelang pertandingan pembuka lawan Kroasia,” ujarnya dalam sebuah wawancara dengan The Sun.

“Saya pikir saya jauh lebih keras terhadap pengaruh dari luar sekarang ini, tapi kesehatan mental saya menurun. Dan,  Agen Togel Online Terbaik  saya tidak malu mengakuinya karena ada begitu banyak hal yang tidak diketahui tentang saya pergi ke pertandingan itu.”

“Saya mungkin satu-satunya nama di dalam daftar pemain tim yang orang pikirkan, ‘tidak yakin tentang dia’. Dan, itu adalah sesuatu yang harus saya atasi.”

“Jadi, saya melakukan banyak pekerjaan bersama psikolog saya. Saya diberi banyak mekanisme untuk mengatasinya – apakah itu bernafas, bermeditasi, atau hanya belajar bagaimana membawa diri Anda ke momen saat ini. Untuk menghentikan alam bawah dasar Anda mengambil alih.”

“Itu sulit. Saya sungguh tidak bisa tidur nyenyak sebelum pertandingan pertama itu.”

Mings berbicara secara blak-blakan tentang perjuangannya melawan rasisme, dan ia baru-baru ini mengkritik kurangnya dukungan Menteri Dalam Negeri Inggris Priti Patel untuk para pemain yang berlutut sebagai bentuk protes.

Menyusul kekalahan Inggris dari Italia di final, Mings melihat rekan-rekan setimnya, Marcus Rashford, Jadon Sancho, dan Bukayo Saka dilecehkan secara rasial serelah mereka gagal mengeksekusi tendangan penalti dalam adu tos-tosan yang menentukan siapa pemenang.

Mings mengaku tidak terkejut mendengar beberapa di media sosial yang justru berbalik melawan rekan-rekan setimnya setelah turnamen berakhir dengan patah hati.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *